Kehadiran Tommy Soeharto Untuk Membangun Papua

JAYAPURA – Kader Partai Berkarya ditingkat Dewan Pengurus Wilayah (DPW)  dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) mengatakan bahwa kehadiran Ketua Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) di Papua untuk membangun papua.
Ketua DPD Partai Berkarya Kota Jayapura Wali Wonda ST mengatakan bahwa ada aksi dan pemberitaan penolakan kepada ketua Partai Berkarya oleh sejumlah orang di nilai sangat keliru karena kehadiran ketua partai dilakukan pada masa kampanye sesuai jadwal KPU.
“Mewakili DPW dan DPD dan Pengurus Partai Berkarya kami sampaikan ada berita yang berkembang dan banyak orang bertanya kenapa Tomi Soeharto masuk dari dapil Papua khususnya di Jayawijaya,  Kedatangan Pak Tommy bukan Peresmian Kantor LMA beliau datang hanya menghadiri undagan dari LMA,” katanya di Jayapura, (9/3).
Ia mengatakan dimomen kampanye ini pak Tommy suda selayaknya mensosialisakan dirinya kepada masyatakat Papua.
“Kami kader partai melihat ada orang yang asal ngomong tanpa melihat di lapanga karena ini suda merugikan partai kami, dan kami tegaskan jangan keluarkan hal yang tidak benar, kedatangan Pak Tommy yaitu mensosialisasi visi misi ekonomi kerakyatan bagi masyarakat Papua,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa Tommy Soeharto berbeda dengan ketua partai lainya beliau telah  memberikan dana untuk membeli 1000 ekor babi, Pengadaan ternak sapi di Kabupaten Jayapura dan Penanamam Bibit sagu di Sentani dan ternak babi di Keerom dengan 200 ekor Babi juga di Nabire  dan Jayawijaya debgan dibangun kadang Babi.
“Masyatakat kami minta jangan terpengaruh, karena  Tommy  Soeharto suda memberikan bukti beliau belum menjadi angota parlamen  tapi suda ada aksi di lapangan, ini beda dengan ketua partai lainya di Indonesia, jadi masyarakat di minta dewasa dan tidak muda terprovokasi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Kerkarya Kabupaten Nabire Rohedy M Chayono mengatakan, kehadiran Tommy Soeharto dengan memilih dapil papua untuk membangun orang Papua.
“Ia (Tommy Soeharto) ingin maju di Dapil Papua, karena ada pesan dari Ayahnya (Mantan Presiden  Ke dua Indonesia Soeharto) yaitu harus memperhatikan Papua, maka elit politk jangan salah sangka karena beliau sebagai calek punya hak mensosialisasi di Papua,” ujarnya.
Dikatakan sebagai Kader Partai sangat senang kehadiran orang penting di indonesia ini beliau cukup konsistem membangun Papua, maka ia nilai adanya penolakan di Jayawijaya itu murni karena politik sekelompok tertentu yang tidak bertangung jawab.
“Yang bawah baliho hanya segilintir orang sementara banyak masyatakat yang mendukung Partai kami  dan kehadiran Tommy Soeharto,” ujarnya
Di tempat yang sama Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Yahukimo Olakma Salak SH, MH mengatakan, sipapuan yang bersaing menajadi Calon Legislatif di DPRD, DPRP dan DPR RI harus tawarkan program bukan saliang mencari kelemahan orang lain.
“Silahkan ajukan programkan dan kader partai jangan terpengaruh dengan keadan bersama Ketua Partai Berkarya kita tetap komit bangun Papua, dan kami 100 persen siap terjun di pileg dan pilpres dan marih kita bermain dengan jantan kita tidak boleh saling menjatuhkan karena siapapun sebagai warga megara indonesia dia punya hak untuk ikut pemilu didaerah manapun,” tegas Olakma, (mar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *