Ribka Haluk: PKH di Papua Belum Berjalan  Maksimal

JAYAPURA –  Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua, Ribka Haluk mengatakan dalam proses penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) belum berjalan maksimal karena letak geografis Papua yang cukup sulit dan juga ketersediaan bank BUMN yang tidak semua ada di 29 kabupsten/kota di Papua.
“Dulu, penyaluran dans PKH melalui PT Pos Indonesia, namun kini sudah melalui bank BRI, BNI, dan Bank Mandiri. Non tunai ketiga bank ini yang menang tender penyaluran HPI di seluruh provinsi di Indonesia,” Kata Ribka Haluk kepada wartawan, di Jayapura, Kamis (2/8)
Selain ketersediaan fasilitas bank yang tidak ada di beberapa kabupaten, Ribka  juga menyayangksn petugas bank yang sering tidak ada di kantor sehingga masyarakat kesulitan untuk mengambil dana PHK-nya.
“Contoh kasus di Ksbupaten Puncak Jaya, disana hanya ada Bank Papua dan juga ada beberapa bank namun ketika masyarakat yang datang mengambil dana mereka petugas banknya tidak ada di tempat. Hsl ini sudah saya intruksikan kepada pihal bank untuk bsgaimana caranya bisa melakukan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Saat isinggung apakah PKH sudah menyentuh seluruh masyarakat di Papua, Ribka Haluk mengatakan belum semua masyarakat mendapatkan bantuan program tersebut.
“Jumlah masyarakat penerima PHK belum terlalu banyak. Jadi yang berhak menerima PHK adalah masyarakat yang tergolong tidak mampu. Dan kami masih melakukan pendataan di setiap kabupaten,” katanya.
Dikatakan bahwa setiap kabupaten baru diambil satu hingga dua distrik untuk dijadikan pilot projek dalam program tersebut. “Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Papua namun kami akui bahwa dalam penerapan atau keluarga penerima manfaat untuk pengembangannya belum menyeluruh,” ujarnya.
Kedepan, Ribka Haluk berharap Papua bisa menjadi salah satu daerah yang diprioritaskan dalam penerapan program tersebut.
“Saya juga sudah meminta pihal bank untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat baik itu pemerintah kabupaten maupun kota guna memikirkan jalan keluar proses penyaluran PKH terhadap masyarakat yang masuk dalam penerima manfaat,” katanya,(mar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *