Permuda Pengawasan Proyek Dinas PUPR Keerom Luncurkan e – infra

Kepala Dinas PUPR Keerom Yunus R.O. Gedy, ST, MMT saat menunjukan aplikask e – infra di ruang kerjanya.

KEEROM – Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, (PUPR) trus berupaya berinofasi dalam proses pelaksaan pembangunan dengan menghadirkan aplikasi elektronik infrastruktur (e -Infra) untuk mengontrol progres pekerjaan pembangunan di lapangan.
Kepala Dinas PUPR Yunus R.O. Gedy, ST, MMT mengungkapkan dengan kondisi geografi dan luas wilayah Kabupaten Keerom mencapai 9.365 Km2, maka kegiatan di Keerom sulit terkontrol oleh dinas di lapangan.
“Kegiatan di keerom tersebar dimana – mana, kita di Kantor PU mau kontol bisa 8 jam di satu wilayah dan 3 jam juga ke wilayah berbeda dan pada saat proses penagihan diakhir tahun kepala dinas tidak bisa cek lokasi satu persatu, karena berjauhan,” katanya kepada media ini, Sabtu,(12/7).
Untuk itu, kata Gedy dengan adanya e – infra ini kata Kadis akan membantu PUPR dalam proses pengontrolan pembangunan di Keerom dengan mengunakan smart phone.
Dikatakan biasanya dalam proses laporan dientri ada berupa foto kegiatan dilapangan suda mencapai 100 persen, tapi ini memiliki kelemahan karena, selama ini banyak yang foto disini trus bilang foto di lokasi kerja.
“Mambungun di kampung tapi mengabil foto di kota, terjadi manipulasi data, sehingga pengawasan tidak maksimal,
Maka kita buat dengan inofasi baru dengan IT menjawab tantangan ini. disaat pekerjaan suda berlangsung kita minta dilaporkan. Mereka akan foto dilokasi maka akan terkonek dengan peta, sehinga kita bisa tau lokasinya,
dan jika difoto diambil ditempat lain, maka akan tertulis diluar radius sehingga pengawasan bisa lebih di jamin dan falit,” papar Kadis.
Lanjut Kadis rencana pelauncingan tersebut akan dilakukan pada bulan depan, sehinga suda bisa dioperasikan.
“Kita akan lunculkan lektronik Infrastruktur e – Infras akan diloncing bulan agustus,” ujarnya.
Namun, ia menambahkan aplikasi ini hanya dapat diakses sebatas internal dinas PUPR dan pelaksan kegiatan kontraktor, sehingga ada juga dokumen berupa kertas dan ada berupa elektronik,(mar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *