Distrik Waris Jadi Pusat Penyakit Di Papua 

Kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit Papua, Aron Rumainum
JAYAPURA – Dinas Kesehatan Provinsi Papua menemukan bahwa pusat penyakit terbanyak di Provinsi Papua terdapat di Kabupaten Keerom khususnya Distrik Waris.
Kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit Papua, Aron Rumainum mengungkapkan pihaknya telah menemukan pusat penyakit di Papua yaitu di Kabupaten Keerom.
“Beberapa waktu lalu kami temukan pusat penyakit di Papua, bukan di Keerom saja, tetapi seluruh papua ini kalau mau lihat segalah macam penyakit ada di Distrik Waris,” kata Aron kepada wartwan di Keerom, Rabu, (11/7).
Dikatakan Distrik Waris terdapat bermacam-macam penyakit yang diderita oleh masyarakat dan hampir semua penyakit ada di daerah tersebut.
“Selain TBC ada juga, malaria, ada frambusia  dan kaki gaja/Vilariasis, Kusta, HIV/Aids dan lainya,” kata dia.
Terkait hal ini ia mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Keerom agar segera mengambil langkah cepat.
“Nanti kita koordinasi dengan Pa Kabit dan dan Pak Kepala Dinas Kesehatan untuk kita serbur,(beri pengobatan),” sautnya.
Aron juga dalam kesempatan itu langsung meminta Sekertaris Dinas untuk langsung memberikan perhatian, bagi masyarakat diwilayah itu.
“Tolong diperhatikan disana kalau butuh bantuan provinsi kita akan bantu dan ada dana kementrian masuk ke Keerom kita akan utamakan di Waris dulu karena Waris adalah pusat,” ujarnya
Sementa untuk Distrik Senggi cukup bagus, karena kepala puskesmasnya cukup bagus, sehingga hal ini juga harus diseriusi di waris.
Menagapi hal ini Sekertaris Dinas Pendidikan Keerom Frangklin Uriager SKM, M ,Kes mengatakan bahwa dengan dibangunya pusekesmas di waris beberapa waktu lalu, maka dinas kesehatan akan perkuat pelayanan.
“Mungkin kita akan perkuat pelayanan dengan meyiapkan  Sumber Daya Manusia (SDM) dan tenaga dokter lainnya, karena puskesmas disana terbesar di keerom baru dua lantai dari dana DAK,” ujarnya, (mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *