Satpol Tidak Bertugas Karena Gaji, Barang Jualan Mama – Mama Papua Kecurian

JAYAPURA – Hak angota Satuan Polisi Pamong Praja, (Satpol PP) belum dibayarkan mengakibatkan angotanya tidak melakukan pengawalan pasar  mama – mama papua yang berdampak hilangnya barang jualan pedagang.
Ketua Solidaritas Pedagang Asli Papua, (Solpap) Frengki Warer mengungkapkan bahwa sejumlah barang jualan mama – mama kecurian.
“Mama – mama mengelu karena suda seminggu lebih mama – mama punya barang barang hilang, yang hilang bawang, ricah, tomat, dan minyak tanah dijerigen – jerigen yang 5 liter,” katanya kepada media ini di pasar mama- mama Papua belum lama ini.
Dari peristiwa ini kata Frengki mama – mama merasa dirugihkan karena bahan jualan mereka untuk hilang.
“Ada sekita 6 orang mama – mama yang mengalami kecurian,” katanya di Pasar Mama – mama Papua belum lama ini.
Ia menjelaskan bahwa yang menjadi penyebap hilangnya barang jualan mama – mama, karena Satpol PP yang tidak secara disiplin menjaga di pasar karena hak merka tidak di bayar.
“Ketidakaktifan satpol akibat gaji mereka tidak dibayar selama tiga bulan berjalan,” kata Frengki.
Ia menambahkan terkait ini, Para Satpol yang berjumlah 20 orang ini telah menyapaikan kepada kepala pasar, tetapi tidak ada tindaklanjud ke dinas kedinas terkait.
“Kita suda sampai ke kepala pasar tetapi, tidak ada reaksi yang positif terkait hak 20 satpol  yang menjaga secara bergantian ini,” katanya meniru keluhan Satpol.
Dari peristiwa ini, ia meminta Pemerintah Kota Jayapura, dapat memberikan perhatian kepada mama – mama di pasar dengan memberikan hak Satpol.
“Mama – mama mereka berikan kepercayaan kepada Dinas melalui Satpol PP untuk menjaga barang jualan, tatapi kalau mereka tidak digaji, jelas mama – mama akan mengalami hal yang sama, maka disperindak suda seharusnya menkondisikan hak – hak satpol PP,” saranya.
Sementara itu, Mama Yubelina Sibi mengaku barang jualanya hilang namun dirinya mengiklaskan hal itu.
“Kunyit, Serei, lengkuas tapi untuk saya ya tidak apa suda, Mungkin dorang mau masak jadi mereka ambil, saya iklas saja karena mereka butuh tapi kedepan, harus ada keamanan,” sautnya,(mar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *